Desain Eksterior Heritage The Blue Mansion yang begitu Memukau

Penikmat Budaya.id – The Blue Mansion merupakan heritage pertama yang saya kunjungi di Penang, dan memberikan kesan yang mendalam bagi saya selaku penikmat budaya.

Saking terpukaunya, rasanya saya tidak bisa menceritakan tentang The Blue Mansion dalam satu artikel. Karena ketika kamu menginjakkan kaki di lobi heritage ini kamu akan serasa dibawa ke lorong waktu yang berbeda.

Oleh karena itu saya akan membagi artikel ini menjadi beberapa part. Part kali ini saya akan menceritakan tentang desain eksterior The Blue Mansion.

Sebelum saya memulainya, ada intro sedikit dulu.

Dulu The Blue Mansion ini adalah rumah orang terkaya di Penang, bernama Cheong Fatt Tze. Rumahnya ini ditempati oleh Cheong Fatt Tze dan istrinya yang terakhir, bersama dengan kerabatnya. Setelah Cheong Fatt Tze meninggal, rumah ini tidak terurus karena harta warisan Mr. Cheong menipis, akhirnya dijuallah rumah ini.

Suatu hari ada pengusaha yang melihat rumah ini dan kaget, beliau tahu rumah ini adalah milik Cheong Fatt Tze, pengusaha yang sangat dikaguminya. Maka dibelilah rumah ini untuk membantu istri Cheong Fatt Tze dan keluarganya.

Sebagai rasa hormat dan kagumnya, sang pengusaha pun merenovasi rumah tersebut dan menjadikan rumah ini sebagai heritage, restoran, sekaligus hotel, agar generasi muda juga mengenal sosok Cheong Fatt Tze, dan belajar dari semangat juangnya, dari seseorang yang begitu miskin, hingga akhirnya menjadi orang terkaya.

Masuk ke masa modern…

Saya datang pada siang hari, dan saat melihat heritage ini pertama kali, biasa saja. Ga ada kesan sama sekali, cenderung gelap, dan yang ada dipikiran saya adalah “Kalau malam pasti banyak banget nyamuknya.

Tapi sangat berbeda ketika saya melihatnya di malam hari. Indah sekali. Pencahayaannya dan desain eksteriornya begitu memiliki estetika yang tinggi.

Heritage, The Blue Mansion pada malam hari | Dokpri

Pas kamu didepan heritage ini pada malam hari, kamu akan seperti berada dimasa zaman rumah ini dikatakan begitu modern dan sangat indah. Kamu bakal lupa kalau kamu itu sebenarnya hidup di tahun 2020, dimana semua bangunannya menyediakan kecanggihan teknologi.

Mama saya befoto di bangku belakang ruang tengah, tepat saat kita mau masuk ke ruang makan dan kamar penginapan | Dokpri

Setelah dari lobi, mau kamu hanya sekedar visit, makan, ataupun menginap, kamu akan melewati ruang tengah menuju ruang makan. Diantara ruang tengah dan ruang makan, akan ada tembok yang dibelakangnya itu disediakan bangku yang diduduki mama saya itu.

Banyak pengunjung yang bergantian berfoto disana lho. Karena memang sangat terlihat unik dan estetik.

Kalau kamu menginap di heritage ini, kamu bakal bisa melihat keestetikaan lorong kamar penginapannya itu seperti apa. Karena saya berkesempatan untuk menginap, rasanya sungguh egois kalau tidak membagikan keindahan eksteriornya padamu.

Area penginapan ini ada disebelah kanan dan kiri ruang makan, dan ada rantai yang membatasi antara area ruang makan dan penginapan.

Hanya tamu yang menginap saja yang diperbolehkan masuk dan berfoto. Bila kita hanya sebagai pengunjung biasa, maka kita sama sekali tidak diizinkan berfoto bahkan melongok saja langsung diawasi oleh karyawan yang bertugas.

Cukup ketat, tapi tamu yang menginap sudah pasti merasa aman.

Nah, dulunya area penginapan disebelah kiri dan kanan adalah kamar kerabat dari istri Cheong Fatt Tze yang terakhir. Hal ini dimaksudkan supaya sang istri tidak kesepian dan tetap merasa dekat dengan keluarganya.

Lanjut untuk desain eksterior…

Disetiap kamar, kamu akan disediakan bangku dan kipas angin diluar. Jadi kalau kamu mau menikmati ademnya udara, kamu bisa kongkow dibagian luar.

Lampion-lampion juga akan terasa terangnya sepanjang lorong, wah, kalau kamu mau duduk-duduk santai sambil ngeteh ataupun ngopi, beneran enak banget deh suasananya.

Disana juga ada beberapa pot tanaman yang bisa membuatmu semakin merasa adem.

Lantai bagian tengah lebih rendah dibandingkan lantai depan kamar penginapan | Dokpri

Nah, bagian tengah lorong, lantainya itu lebih rendah daripada bagian samping kamar, dan diatasnya sengaja tidak dipakai genting. Hal ini dimaksudkan supaya udara di rumah itu terus berputar dengan baik, jadi tidak akan terasa lembab.

Kalau musim hujan tiba, hujan tersebut akan mengalir ke lantai yang rendah. Disisi-sisi lantai ada lubang yang membawa air hujan mengalir ke depan, sehingga rumah tersebut tetap adem dan tidak terkena banjir.

Pintu masuk dan keluar pun tidak hanya dari bagian tengah, kita juga bisa bolak-balik dibagian samping gedung, dengan begitu kita akan lebih mudah keluar masuk.

Tapi tenang keamanan sangat terjaga disana, tidak bisa semua orang bisa masuk ke area penginapan tanpa melalui lobi. Nah untuk masuk ke area lobi sendiri, ada security yang menjaganya dan memiliki list nama-nama tamu yang menginap disana. Jadi tidak sembarang orang bisa keluar masuk ๐Ÿ™‚

Sekarang kita lihat eksterior dibagian atasnya yang penginapan, tidak seindah dibagian bawah, cenderung malah seram, suram dan gelap, karena tidak ada permainan warna, hanya ada lampu minyak yang digantung, jendela dan bangku warna cokelat mahogani, dan tembok warna biru tua.

Jadi kalau kamu mau menginap disini, sangat recommended menginap dibagian bawah. Memang harganya mahal, tapi harga dengan kenikmatan kita saat menginap itu sangat sesuai sekali, bahkan melebihi kita menginap hotel modern di bintang 5 sekalipun. Buktikan sendiri deh dengan langsung kesana ๐Ÿ˜ atau mungkin bisa googling dulu untuk review-nya. Kamu juga dapat langsung klik websitenya ini.

Nah, kamu tahu ga pelajaran yang saya dapat dari heritage ini untuk heritage dinegara kita?

Saya dulu merasa heritage kita tuh jadul banget, ternyata kalau dirawat dan didekor dengan benar dan sepenuh hati, maka kita akan membuat heritage di negara kita bisa sangat indah, bahkan bisa membawa para wisatawan itu seperti masuk ke lorong waktu yang berbeda, sampai mereka lupa kalau mereka itu hidup dimasa Revolusi Industri 5.0

To be continue

One thought on “Desain Eksterior Heritage The Blue Mansion yang begitu Memukau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s