Empon-empon, Rempah Indonesia yang Dilirik Masa Pandemi Covid-19

Penikmat Budaya.id Masa pandemi Covid-19 sempat membuat panik masyarakat dunia, bagaimana tidak, penularannya begitu cepat, bahkan sampai detik artikel ini ditulis, belum ditemukan obat yang bisa membunuh virus ini.

Well, hanya daya imunitas yang baik lah yang bisa mencegah diri kita supaya terhindar dari Corona, si virus yang memiliki nama cantik, namun bersifat bengis.

Gaya hidup sehat, termasuk minum vitamin C, kerap dilakukan oleh masyarakat dunia. Nah, di Indonesia sendiri, hal tersebut juga dilakukan, sayangnya keberadaan vitamin C sempat menjadi langka, karena banyak orang yang malah memboyong vitamin C demi kesehatannya pribadi dan keluarga.

Ilustrasi rempah-rempah yang bisa dijadikan bahan
obat-obatan | Foto Faktualnews.co

Melihat kelangkaan barang ini, hadirlah Empon-empon sebagai pelipur lara masyarakat, rempah-rempah yang terdiri atas temulawak, jahe, lempuyang gajah, cabe jawa, kedawung, lengkuas, lempuyang wangi, kencur, pula sari, kunyit, bangle dan adas, diolah menjadi minuman.

Khasiat jamu untuk menjaga kesehatan dibuktikan dalam gambar-gambar pada relief candi dan naskah kuno yang mencatat resep jamunya, antara lain

  • Masa Pemerintahan Sri Susuhunan Pakubuwono V, ada Serat Kawruh Bab Jampi-jampi Jawi tahun 1831
  • Catatan Jans Kloppenburg-Versteegh (Wanita Belanda) tentang 1.467 resep pengobatan menggunakan bahan alami
  • Catatan leluhur Tan Khoen Swie, yang merupakan orang Jawa, tentang resep pengobatan.
  • Kitab Primbon Betaljemur Adammakna yang diterbitkan oleh Raden Somodidjojo
  • Buku Masakan dan Jamu Tradisional oleh Ray Bintang Abdulkadir, istri dokter sekaligus tokoh wanita Jwa.
  • Tjabe Pujang Warisan Nenek Moyang yang ditulis oleh Sudarman Mardisiswoyo dan Harsono Rajamangunsudarso
  • Catatan tentang Jamu Tradisional tentang memelihara kecantikan dan kesehatan yang ditulis oleh salah satu istri Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Nah, melihat catatan yang ditulis turun temurun ini, tidak aneh rasanya kalau banyak orang yang sekarang mencoba resep nenek moyang, dibanding engga minum vitamin sama sekali!

Ada sebagian orang yang membuatnya sendiri, bahkan ada juga yang menjualnya untuk membantu saudara kita lainnya yang tidak bisa buat jamu, seperti saya misalnya. Hehe.

Saya sendiri membeli Empon-empon ini di Endezz Resto, milik ibunya teman saya. Rasanya enak, karena ada campuran gula aren didalamnya, jadi rasanya engga kayak minum jamu pahit gitu.

Komposisi yang dipakai di Endezz Resto ada temulawak, kunyit putih, kunyit kuning, jahe merah, asam jawa, sereh dan gula aren.

Kalau kamu mau membelinya juga bisa, tinggal mampir ke IG @endezz_resto, harganya sih menurut saya sangat murah berkisar Rp 12.000 – Rp 15.000, apalagi kita tinggal minum aja, engga perlu repot bikin lagi. Hehe.

Well, dimasa pandemi Covid-19 ini, saya harap kamu selalu sehat dan kita sama-sama bisa saling melindungi dan menjaga kesehatan. Semoga virus corona ini cepat menghilang dari bumi ini, dan tidak ada permasalahan baru di negara kita ini.

Amin πŸ˜€

Salam sehat ya, penikmat budaya πŸ™‚

Referensi

Putri, Arum Sutrisni. 7 Maret 2020. Empon-empon : Manfaat, Jenis dan Bukti Khasiat. Diakses dari Kompas.com tanggal 31 Maret 2020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s