Berpuasa Mengajarkan Kita Mengendalikan Diri dalam Kehidupan

Penikmat Budaya.id – Hai, para penikmat budaya! Lama tidak jumpa šŸ˜€

Beberapa minggu belakangan, saya lagi keranjingan membaca dan mencari tahu tentang Raja-raja Jawa, yakni Sultan Agung dan Sultan Hamengku Buwono I.

Saya sangat mengidolakan kedua Sultan ini karena beliau berdua memiliki prinsip, cerdas, berwibawa dan sangat sayang dengan bangsanya. Selain itu, kedua Sultan ini mampu membuat generasi penerusnya untuk tetap memegang tradisi Keraton ditengah perubahan zaman.

Sultan Agung dan Sultan Hamengku Buwono I terkenal sebagai pribadi yang taat beragama dan rajin berpuasa. Puasa Senin Kamis dan puasa adat budaya Jawa kerap beliau berdua lakukan. Kedua Sultan ini juga terkenal sangat sakti, saya sempat bertanya-tanya apakah kesaktian beliau dikarenakan seringnya berpuasa?

Saya sempat mendengar bila ingin mendapatkan “ilmu”, salah satu syaratnya adalah harus berpuasa. Tapi saya ingat-ingat kembali dalam ajaran agama pun juga dianjurkan untuk berpuasa dalam rentang waktu tertentu. Dalam agama, berpuasa dijalankan sebagai cara mendekatkan diri dengan Yang Kuasa.

Hmmm.. penasaran juga.

Saat bulan puasa umat Muslim yang lalu, saya berkesempatan untuk turut menjalani ibadah puasa. Seperti yang kamu tahu, pastinya kita akan menahan diri dari nafsu makan minum, nafsu perasaan dan lebih banyak pertimbangan ketika melakukan suatu hal, jangan sampai salah langkah, membuat puasa kita batal. Shalat 5 waktu pun menjadi prioritas kita dalam menjalankan ibadah puasa.

Dalam sebulan penuh saya berpuasa, saya merasa ada perubahan dalam diri yakni lebih bisa mengendalikan hati dan pikiran, serta hawa nafsu. Sebelumnya saya kurang bisa mengendalikan hawa nafsu makan dan emosi. Kalau sedang marah, ya meledak, kalau ingin makan, ya mesti makan. Apabila tidak dilaksanakan saat itu juga, rasanya ada kegelisahan tersendiri dalam diri.

Menjadi seorang raja yang hebat, tentu mesti bisa mengendalikan diri karena beliau memimpin banyak orang. Bagaimana beliau bisa memimpin dan mengendalikan banyak orang, bila diri sendiri saja tidak bisa dikendalikan? Kan namanya pemimpin adalah teladan dan contoh bagi para pengikutnya.

Bersandar pada Yang Kuasa juga merupakan salah satu kunci kehebatan dari kedua Sultan ini.

Kamu bisa melihat buktinya dari Serat Gending yang ditulis oleh Sultan Agung, dimana beliau menulis banyak hal yang intinya manusia tanpa Tuhan sama saja mati. Tuhan lah kunci dari kehidupan manusia. Manusia bolehlah hebat, pintar dan tidak terkalahkan, tapi ketika Tuhan menentukan, maka manusia hanya bisa pasrah terhadap takdir.

Sultan Hamengku Buwono I sendiri mengajarkan falsafah golong gilog manunggaling kawula Gusti, yang artinya hubungan erat antara rakyat dengan raja dan antara umat dengan Tuhan.

Hal ini membuktikan ketaatan beliau dalam beragama, membantu beliau menjadi pemimpin yang hebat. Keb

Dari sana saya baru memahami kehebatan para Sultan ini bukan berasal dari kesaktian dengan ajian-ajiannya, melainkan ketaatannya dalam menjalankan ibadah, benar-benar memahami dan melaksanakan ajaran yang tertuang dari Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, serta bisa mengendalikan diri.

Kalau dipikir-pikir kehidupan yang kita jalankan saat ini cukup membuat diri kita terlalu menikmati nafsu duniawi, dimana emosi kurang terkontrol. Kebebasan dalam diri terlalu diutamakan, misal ingin membuang sampah, ya tinggal buang saja disembarang tempat, padahal ketika sampah itu berserakan dengan bebas, lama-kelamaan bisa merugikan orang lain dan alam sekitar, seperti banjir, ekosistem laut terganggu dan sebagainya.

Sepertinya tidak ada salahnya sekarang kita mulai belajar mengendalikan diri dengan cara berpuasa secara rutin. Selain bisa bermanfaat untuk kesehatan, juga bisa bermanfaat bagi diri kita dalam menjalani kehidupan, kapan kita harus berlaku bebas dan kapan kita harus membatasi diri dari kenikmatan duniawi.

Referensi

Kratonjogja. Sri Sultan Hamengku Buwono I. Diakses dari Kratonjogja.id tanggal 6 Juli 2020

2 thoughts on “Berpuasa Mengajarkan Kita Mengendalikan Diri dalam Kehidupan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s