Akulturasi Budaya melalui Enigma

Penikmat Budaya.id – Saat ini banyak brand yang meluncurkan berbagai macam produk handmade yang bisa kita nikmati. Kita sekarang sudah memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan produk sesuai dengan kebutuhan, selera dan gaya hidup kita.

Enigma merupakan salah satu brand lokal yang produknya terbuat dari kerajinan tangan. Kerajinan tangan disini bukan berarti menganyam ataupun mengkreasikan produk yang terlihat sangat etnik, melainkan kerajinan tangan yang mengkreasikan kain menjadi sebuah produk yang terlihat etnik dan modern.

Berikut produk-produk Enigma yang menurut saya etnik dan modern.

Dua minggu lalu, saya berkesempatan untuk mengobrol dengan owner Enigma yang akrab dipanggil Selly. Dengan sangat ramah dan antusias, ia menceritakan proses produk Enigma dari proses pembuatan kain, desain hingga menjadi sebuah produk.

Awal Enigma ini hadir, produk-produk yang di-release berkonsep natural atau alami dan minimalis. Selly sangat mengagumi budaya Jepang yang minimalis dan natural. Ia mulai menyukainya ketika mengerjakan project Tugas Akhirnya saat duduk dibangku kuliah. Disana ia merasa konsep desain yang minimalis dan natural memberikan kenyamanan dan kesejukan bagi dirinya.

Oleh karena itu, ia pun memilih kain-kain natural, seperti kanvas, blacu dan katun organik sebagai bahan baku produk-produk Enigma. Kemudian, kain tersebut didesain dengan konsep minimalis, tapi tetap modern dan cocok untuk digunakan dengan outfit apapun yang kita pakai.

Seiring berjalannya waktu, Selly semakin belajar banyak tentang kain, dan ia tertarik sekali dengan kain tenun buatan pengrajin.

Mungkin karena ia terbiasa berkreasi dengan tangan, dan meyakini ketika suatu produk dibuat langsung dengan tangan, biasanya ada rasa dan seni yang tertuang dalam produk tersebut, sehingga si produk pun akan memiliki jiwa bagi penggunanya nanti. Dengan begitu si pengguna atau pembeli akan merasakan kenyamanan, cinta dan kehangatan ketika memakai produk tersebut.

Oleh sebab itu, kain tenun diliriknya untuk menjadi bahan baku produknya.

Dari sana, perasaan kagum pada budaya Indonesia mulai terikat, ia menyukai benang-benang yang tersusun menjadi sebuah kain, apalagi warna-warnanya juga terbuat dari pewarna alami, yang menghasilkan warna-warna yang indah, seperti navy, indigo dan terakota.

Ia pun mulai mengakulturasi budaya Jepang dan Indonesia dalam produk-produknya. Pameran demi pameran pun ia jalani sejak tahun 2017 untuk memperkenalkan brand Enigma, dan respon khalayak pada produknya sangat positif. Tawaran untuk menitipkan produknya di beberapa store yang berlokasi di Bali pun berdatangan, seperti Ubud, Seminyak dan Sanur. Ia pun seringkali dikontak oleh beberapa EO yang akan menyelenggarakan event yang bertema craft, etnik ataupun produk lokal.

Menurutnya, dizaman globalisasi ini, kita bisa dengan mudah mempelajari budaya negara lain, tapi jangan sampai kita kehilangan jati diri kita. Oleh karena itu, ia pun mengakulturasi budaya Jepang dan Indonesia pada produknya sebagai lambang Enigma sangat terbuka untuk mempelajari budaya negara lain yang positif, tanpa kehilangan jati diri bangsa sendiri.

Kalau kamu mau melihat bentuk-bentuk produk Enigma, silahkan follow Instagram @enigmartextile

Terima kasih 🙂

Salam dari Penikmat Budaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s